Early 18th Century Ritual Architectural Ornament 'TUGEH' Jackfruit Wood & Natural Pigment Balinese Kelungkung
Early 18th Century Ritual Architectural Ornament 'TUGEH' Jackfruit Wood & Natural Pigment Balinese Kelungkung
Tugeh: Keindahan dan Makna
Selain terkenal dengan alam dan seni pertunjukannya, Bali juga mempunyai seni arsitektur yang tak kalah luar biasa. Arsitektur tradisional Bali mempunyai prinsip tersendiri mengenai tata letak, ukuran, letak, dan penataan setiap bangunan pada halaman, sehingga dapat memenuhi nilai estetika dan fungsi setiap bangunan.Selain terkenal dengan alam dan seni pertunjukannya, Bali juga mempunyai seni arsitektur yang tak kalah luar biasa. Arsitektur tradisional Bali mempunyai prinsip tersendiri mengenai tata letak, ukuran, letak, dan penataan setiap bangunan pada halaman, sehingga dapat memenuhi nilai estetika dan fungsi setiap bangunan.
Salah satu ciri struktur bangunan tradisional Bali adalah tugeh atau patung tiang raja. Biasanya terbuat dari kayu pilihan yang kuat, misalnya jati. Tugeh terkadang dicat atau disepuh.Salah satu ciri struktur bangunan tradisional Bali adalah
Tugeh biasanya dihias dengan bunga atau makhluk (hidup atau mitologi) yang erat kaitannya dengan unsur budaya Hindu Bali. Misalnya, tugeh bisa menyerupai singa, elang, atau singa bersayap, ada pula yang menggunakan bentuk yang disederhanakan. Bentuknya biasanya mempunyai arti dan tujuan tersendiri, dipilih agar sesuai dengan bangunan tersebut. Misalnya, tugeh yang digunakan untuk bale dangin (pendopo upacara di halaman rumah adat) berbentuk burung mitos Garuda , atau singa bersayap, karena keduanya dianggap sebagai pelindung.Itu












Comments
Post a Comment